20 Mei 2018
  • Kesehatan

Saat ini hampir semua jenis makanan mengandung bahan kimia. Bukan hanya makanan kemasan dari pabrikan, bahkan bahan makanan yang seharusnya tidak diberi bahan pengawetpun saat ini semakin banyak saja yang ternyata mengandung bahan pengawet berbahaya, ambil contoh saja mi basah, tahu, ikan, ayam, bakso dan masih banyak yang lain. Kurangnya pengetahuan dan informasi tentang makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya membuat para konsumen justru salah pilih. Karena bahan makanan yang diberi bahan pengawet biasanya akan terlihat lebih menarik.

Sayangnya, para pedagang zaman sekarang juga banyak yang berbuat curang. Mereka menggunakan pengawet dari bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat merusak kesehatan.  Jadi bagi kalian yang gemar jajan di luar, penting mengetahui ciri-ciri makanan yang mengandung pengawet dari bahan kimia berbahaya. Bahan kimia berbahaya yang sering ditemukan pada makanan sebagai pengawet adalah boraks dan formalin.

Boraks sendiri adalah bahan solder, bahan pembersih, pengontrol kecoak, pengawet kayu, antiseptik kayu. Bahasa lainnya adalah natrium biborat, natrium piroborat, natrium tetraborat. Tampilannya berwarna putih berupa serbuk yang mudah larut dalam air. Boraks bersifat sangat beracun. Bahaya akut dari mengkonsumsi pangan yang mengandung boraks adalah badan berasa tidak enak. Ciri-ciri makanan yang mengandung boraks, sangat sulit temukan. Sebab jika sudah menjadi makanan tidak terlihat tandanya. Salah satu cara yang bisa dilakukan hanyalah lewat uji laboratorium. Jika tubuh seseorang sering mengkonsumsi makanan mengandung boraks maka tubuh akan menjadi sangat lemah, diare, mual, nyeri, hilang nafsu makan, kurang darah, kerusakan ginjal, bahkan berisiko kematian lho guys.

Sementara itu pengawet berupa Formalin dapat berisiko kanker. Formalin sering ditemukan pada ikan, tahu, ayam potong, dan mie basah. Pada jenis-jenis makanan tersebut, bila mengandung formalin warna akan terlihat sangat bagus dan cerah, awet hingga tiga hari lebih, dan tidak dihinggapi lalat. Tekstur makanan yang mengandung formalin halus, tidak mudah hancur, (pada tahu misalnya). Sedangkan pada ikan, coba sodorkan ke kucing, jika tidak dimakan berarti ada kemungkinan mengandung formalin.

Nah, oleh karena itu, agar Anda tidak tertipu dan salah pilih saat membeli makanan tersebut, berikut adalah ciri-ciri makanan yang mengandung bahan pengawet yang berbahaya yang bisa kalian ingat – ingat ya guys :

  1. Mie Basah
    Tidak lengket,lebih mengilap, tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar,bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10˚ C)
  2. Tahu
    Teksturnya terlalu keras, kenyal tetapi tidak padat, tidak rusak dalam 3 hari dalam suhu kamar, bisa bertahan hingga 15 hari dalam kulkas
  3. Ikan
    Warna insang merah tua tidak cemerlang, warnanya tidak merah segar, warna daging ikan putih bersih, tidak rusak samapai 3 hari pada suhu kamar. Warnanya bersih cerah dan tidak berbau khas ikan asin, tidak dihinggapi lalat, tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu 25˚ Celsius.
  4. Bakso
    Tekstur bakso sangat kenyal dan tidak rusak samapai 2 hari pada suhu kamar
  5. Ayam
    Tekstur daging kencang, tidak dihinggapi lalat, tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar
Bagikan Kesegarannya

Tinggalkan Komentar