26 Juli 2020
  • Kesehatan

Nggak asyik banget kalau rencana liburan yang sudah dirancang sejak jauh hari, mendadak batal karena gejala panas dalam. Meski banyak yang menyepelekan gejala ini, tetapi faktanya panas dalam bisa mengganggu aktivitas. Bahkan sekadar rebahan pun bisa jadi nggak nyaman kalau sudah kena panas dalam, sariawan dan susah buang air besar.

Sebenarnya panas dalam bukanlah sebuah penyakit, tetapi lebih merupakan gejala bahwa ada yang tidak beres di dalam tubuh. Untuk menumpasnya, cara terbaik adalah dengan mengetahui apa penyebabnya. Bisa jadi, kamu mengalami gejala panas dalam karena hal-hal berikut ini.

Makan Hidangan Pedas atau Kebanyakan Gorengan

Sebagai orang Indonesia, hidangan pedas adalah santapan sehari-hari yang sangat menggugah selera. Energi pun bisa bertambah setelah menyantap makanan dengan rasa yang membakar lidah dan perut ini. Demikian pula dengan aneka gorengan dan makanan bersantan, sungguh menggoda untuk disantap.

Tetapi terlalu banyak menyantap makanan pedas, gorengan dan santan bisa memicu gejala panas dalam, lho. Jika dalam satu waktu terlalu banyak mengonsumsi makanan ini, pastikan untuk minum air putih dalam jumlah yang cukup untuk mengimbanginya.

Cuaca yang Panas Banget

Panas yang datang dari luar seperti cuaca yang sangat terik juga bisa membuat gejala panas dalam muncul dalam sekejap. Cuaca panas membuat tubuh lebih cepat kehilangan kadar air dan berpotensi mengalami dehidrasi.

Ketika suhu tubuh meningkat seiring dengan makin teriknya cuaca, pastikan untuk selalu terhidrasi ketika musim kemarau. Jangan sampai tubuh mengalami dehidrasi, terlebih ketika berada di luar ruangan.

Lihat Bahan Baju Kamu, Adem atau Menyimpan Panas

Cuaca lagi asyik nih, tapi kok rasanya panas dalam ya? Bisa jadi, penyebabnya adalah bahan baju yang kamu pakai. Ada beberapa bahan kain yang tidak bisa melepaskan panas dari dalam tubuh, seperti kain lateks atau bahan dengan serat sintetis dalam jumlah tinggi.

Untuk menghindari panas dalam karena pakaian, pilihlah baju dari bahan katun yang mudah menyerap keringat dan melepaskan panas. Jika melakukan olahraga, pilihlah pakaian dengan bahan ‘dry fit’ yang adem.

Coba Cek, Siapa Tahu Kamu Menderita Radang atau Infeksi

Dari sisi medis, gejala panas dalam bisa jadi pertanda bahwa tubuh kamu sedang bermasalah. Bisa jadi sedang menderita radang, atau ada infeksi di dalam tubuh yang membuat suhu jadi lebih panas. Suhu tubuh panas ketika radang atau infeksi adalah pertanda bahwa sistem imun kamu bekerja untuk menghalau masalah. Namun jika tidak dibantu dengan pengobatan yang baik, tentu akan menjadi penyakit yang lebih serius.

Untuk membedakan apakah panas dalam yang kamu derita karena penyakit atau masalah lainnya, cobalah untuk minum Lasegar secara rutin sampai 3 hari. Jika lebih dari 3 hari gejala panas dalam tidak juga mereda, sebaiknya langsung hubungi dokter ya Sobat.

Segera tumpas gejala panas dalam menurut penyebabnya, dan jangan biarkan masalah ini mengganggu liburan yang sudah direncanakan. Happy holiday!

Bagikan Kesegarannya

Tinggalkan Komentar