25 November 2018
  • Travel / Gaya Hidup

Seakan tak pernah ada habisnya jika berbicara mengenai generasi milenial. Perubahan gaya hidup sangat tercermin dari perilaku mereka, terkadang sering bikin geleng-geleng kepala.

Jika generasi zaman dahulu lebih suka berinvestasi jangka panjang demi kelangsungan hidup, berbeda dengan generasi milenial. Mereka tampaknya lebih suka berinvestasi jangka pendek, dengan menabung untuk dihabiskan dalam waktu cepat. Salah satunya adalah dihabiskan untuk traveling.

Kebutuhan traveling masyarakat Indonesia kian hari kian meningkat. Peningkatan ini terjadi karena konsumen merasakan bahwa tingkat stres dalam kehidupan mereka sehari-hari semakin meningkat. Sebagai dampaknya, muncul kebutuhan untuk melarikan diri dari kondisi stres yang dialami yaitu dengan adanya peningkatan konsumsi untuk kebutuhan rekreasi yang tercermin dalam perubahan pola belanja konsumen. Peningkatan pengeluaran rekreasi ini khususnya dipicu oleh kelompok generasi Z. 

Pada musim liburan, mereka akan lebih sering bepergian atau traveling daripada generasi-generasi sebelumnya. Mereka juga rela menghabiskan uang untuk perjalanan ke tempat-tempat indah atau setidaknya tempat yang mereka mau.

 

Traveling menjadi salah satu bentuk investasi jangka pendek yang dilakukan oleh kaum milenial saat ini. Ditinjau dari media sosial, kebanyakan generasi muda kini lebih suka memamerkan gaya liburan mereka, lengkap dengan caption foto yang apik, demi mendapatkan sebuah pengakuan. Ada suatu pergeseran-pergeseran kebutuhan yang harus dipenuhi oleh generasi muda, sehingga pergeseran inilah yang berdampak pada perilaku. Kedekatan anak milenial dengan dunia maya juga dianggapsebagai salah satu faktor, yang mengakibatkan munculnya keinginan untuk mencari kesenangan. Tren gaya hidup yang seperti ini tidak lepas juga dari pengaruh media sosial, layaknya Instagram atau YouTube. Generasi milenial terinspirasi untuk mencari pengalaman unik traveling dari media sosial, lalu membagikan pengalaman dan identitas dirinya pula ke sana. Sementara itu, channel­ para vlogger di YouTube tak kalah besar pengaruhnya. Ratusan travel vlog yang sudah ditonton kerap mengekspos keindahan destinasi wisata di berbagai kota dan negara. Tak jarang, konten video tersebut membuat para penontonnya tergerak untuk melakukan perjalanan ke tempat yang sama.

Perjalanan untuk milenial telah menjadi kebutuhan. Mereka mungkin juga ingin menabung untuk memiliki rumah, tapi mereka tidak akan melakukannya dengan biaya traveling mereka. Nantinya mereka akan menetap, membeli rumah, menikah dan punya anak, sehingga mereka memprioritaskan perjalanan saat mereka muda. Mereka mengesampingkan anggaran, dan menjadikannya bagian dari kehidupan mereka. Selain itu, biaya perjalanan menjadi jauh lebih terjangkau selama beberapa tahun terakhir, dan akses untuk destinasi yang sebelumnya tidak dapat diakses juga sudah mudah.

 

Meskipun biaya traveling kian murah dan terjangkau. Tapi tak’ lupa harus berinvestasi untuk masa depan ya guys!

Bagikan Kesegarannya

Tinggalkan Komentar