19 Juli 2020
  • Kuliner

Vaksin virus Covid-19 belum juga ditemukan. Kita masih harus beradaptasi dengan tatanan kebiasaan baru selama masa pandemic ini. Berbelanja dalam jumlah besar sekaligus menyimpan bahan makanan beku alias frozen food adalah cara paling mudah agar tidak sering-sering ke pasar. Karena bisa dipanasi sewaktu-waktu, makanan beku adalah penyelamat ketika tak punya ide mau masak apa.

Mau makanan dikukus atau digoreng, sama-sama ringkasnya ketika disimpan di dalam freezer. Tapi memilih makanan beku haruslah cermat agar tidak berefek buruk pada kesehatanmu, Sobat. Kemungkinan mendapatkan makanan yang berkualitas kurang baik lebih besar terjadi ketika beli makanan beku ketimbang bahan segar. Cara penyimpanannya pun harus baik, agar bahan makanan tidak mudah rusak.

Lalu, bagaimana cara memilih dan menyimpan makanan beku yang baik? Simak di sini yuk.

Tanggal Kadaluarsa Masih Panjang

Ketika membeli makanan beku, hal utama yang harus diperhatikan adalah tanggal kadaluarsa. Pilihlah produk yang baru keluar dari pabrik dan tanggal kadaluarsanya masih panjang, sehingga makanan aman dikonsumsi.

Produsen Terpercaya

Banyak makanan beku yang dijual dalam bentuk curah. Meski lebih murah, namun makanan beku curah cukup berisiko karena nama produsennya tidak diketahui. Sebaiknya pilihlah makanan beku dari produsen ternama dan terjamin kualitas produksinya dan jelas masa expired-nya.

Ambil Tumpukan Paling Bawah

Sinar UV bisa mengubah makanan beku jadi tak lagi segar. Karena itu, disarankan untuk mengambil tumpukan paling bawah, yang paling sedikit terkena sinar ultraviolet. Memilih makanan yang disimpan dalam wadah berwarna gelap juga disarankan ketimbang dari plastik tembus pandang. Karena warna kemasan yang gelap bisa mengurangi kemungkinan makanan terpapar sinar UV daripada plastik bening.

Warna Tidak Berubah

Makanan yang dibekukan seharusnya tidak berubah warna. Meski beku, daging akan tetap berwarna merah dan ayam berwarna pink kalau pengemasannya baik. Jika warnanya sudah berubah, sebaiknya tidak diambil.

Beli di Akhir Waktu Belanja

Untuk menjaga kesegaran makanan beku, sebaiknya ambil menjelang akhir waktu berbelanja. Dengan demikian, makanan tidak akan mencair yang bisa membuat kualitasnya menurun. Akan lebih baik lagi jika membawa kemasan tahan dingin untuk menjaga kesegaran mutu makanan sampai di rumah.

Jangan Dicairkan Berkali-Kali

Setelah sampai di rumah, proses penyimpanan dan pengolahan makanan beku juga sangat penting untuk menjaga mutu. Makanan seperti bakso dan nugget tidak perlu dicairkan terlebih dahulu sebelum diolah, karena bisa langsung dimasak atau digoreng dalam keadaan beku. Untuk makanan sejenis ini, setelah mengambil sejumlah yang dibutuhkan, pastikan untuk menaruh sisanya dalam wadah kedap udara. Ini penting untuk menjaga dari kontaminasi yang tersebar di udara.

Sementara untuk daging, seafood dan ayam, perlakuannya sedikit berbeda. Simpanlah bahan-bahan ini dalam kemasan sekali masak dan cairkan satu kemasan saja ketika diperlukan. Jangan cairkan ayam atau daging lalu sisanya dibekukan kembali. Hal ini akan merusak nutrisi dalam makanan dan juga ada kemungkinan terkontaminasi yang  berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi.

Makanan beku adalah alternatif paling mudah untuk mengurangi aktivitas belanja di luar rumah selama pandemi ini. Baik dikukus maupun digoreng, makanan ini sama enaknya. Tetapi bagi Sobat-Segar (TBD) tidak perlu takut mengalami gejala panas dalam karena banyak makan gorengan, minum Lasegar dan nikmati kembali makanan favorit kamu

Bagikan Kesegarannya

Tinggalkan Komentar