25 September 2020
  • Kesehatan

Dalam sehari, pertambahan kasus positif covid-19 sudah mencapai 3.000 orang lebih. Data yang bikin deg-degan, terutama ketika kondisi tubuh kurang fit. Sakit tenggorokan sedikit saja, bisa bikin panik buat tes apakah positif covid-19 atau tidak.

Well, waspada memang perlu, apalagi pada situasi yang seperti sekarang ini. Tapi sebelum memutuskan swab test untuk memastikan keberadaan virus corona di dalam tubuh kita, nggak ada salahnya untuk coba meminum Lasegar dulu, Sobat. Kalau dengan larutan penyegar masalah di tenggorokan kamu sudah mereda, bisa jadi kamu hanya mengalami panas dalam saja.

Nah, biar nggak panik. Yuk belajar membedakan gejala panas dalam dan gejala ketika tubuh terpapar virus corona. Beberapa tandanya mirip, tapi sebenarnya berbeda satu dengan yang lain.

Gejala Panas Dalam

Ketika tubuh mengalami panas dalam, tanda yang terasa adalah bibir pecah-pecah, sariawan dan tenggorokan kering.  Masalah pada tenggorokan ini yang kerap bikin panik, karena rasanya mirip dengan gejala terkena virus corona. Namun rasa kering di tenggorokan pada masalah panas dalam biasanya tidak sampai menimbulkan demam tinggi. Badan yang terasa panas, umumnya hanya berada di sekitar tenggorokan saja tidak sampai membuat kamu menggigil.

Yang perlu digaris bawahi, panas dalam bukan disebabkan oleh virus. Ia akan muncul ketika tubuhmu kurang fit atau cuaca berubah-ubah secara drastis dan pastinya tidak menular ke siapapun. Cukup dengan istirahat dan minum Lasegar, panas dalam akan hilang.

Gejala Terpapar Virus Corona

Kala tubuhmu terpapar virus corona, gejala yang umumnya muncul adalah demam tinggi, batuk kering dan kelelahan. Demam yang dialami penderita covid-19 disebabkan oleh infeksi di paru-paru yang bisa membuatmu menggigil kedinginan dan disertai sesak napas.

Pada beberapa kasus, penderita covid-19 mengalami happy hypoxia yang membuat mereka tidak merasakan sesak napas namun saturasi oksigen di dalam darah turun. Hal ini belakangan banyak terjadi di Indonesia, terutama pada pasien tanpa gejala.

Nyeri tenggorokan yang menyerupai tanda panas dalam juga menjadi tanda seseorang menderita covid-19. Tetapi sebenarnya ini adalah gejala yang sedikit tidak umum dan tidak semua pasien covid-19 mengalaminya.

Tanda yang belakangan banyak muncul di Indonesia adalah anosmia atau hilangnya indera penciuman dan diare. Beberapa pasien juga mengalami nyeri dada, tubuh terasa sakit semua dan sakit kepala hingga kehilangan kemampuan berbicara pada pasien yang serius.

Waspada Yuk

Cukup sulit untuk mengetahui apakah seseorang terkena virus corona atau tidak dengan satu gejala saja. Apalagi virus ini biasanya baru menunjukkan gejala pasca 5-6 hari seseorang pertama kali terinfeksi. Bahkan ada juga yang baru menunjukkan gejala setelah 14 hari mereka terinfeksi.

Karena itu, ketika kamu mengalami sakit atau rasa tidak nyaman pada tenggorokan, ada baiknya untuk memeriksa gejala lain terlebih dahulu. Apakah ada tambahan gejala seperti demam tinggi atau sesak napas. Jika ada, sebaiknya segera memeriksakan diri.

Selain selalu siap Lasegar di rumah untuk menjaga kebugaran dan mencegah panas dalam. Jangan lupa untuk memakai masker dengan benar ke manapun pergi, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hindari kerumunan dan jaga jarak.

Hindari bepergian sebisa mungkin dan perbanyak tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran virus semakin meluas. Bersama, pasti bisa melewati masa sulit pandemi corona ini.

Bagikan Kesegarannya

Tinggalkan Komentar