14 Juni 2018
  • Gaya Hidup

Apakah kalian suka meminum susu? Atau kalian berpikir bahwa susu hanya dibutuhkan pada masa pertumbuhan? Susu mengandung berbagai vitamin dan nutrisi yang memiliki manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah kandungan kalsiumnya yang baik untuk kesehatan tulang. Karena itu, banyak orang beranggpan bahwa susu penting untuk dikonsumsi sehari-hari. Namun, konsumsi susu tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Kandungan lemak yang tinggi dalam susu dianggap bisa menyebabkan berat badan bertambah. Karenanya, tak sedikit orang yang menghindari susu dengan alasan takut gemuk.
Faktanya kalian membutuhkan susu sejak lahir hingga usia kalian sekarang. Mengapa? Simak fakta dan mitos mengenai susu yang perlu kalian tahu

 

Faktanya Minum susu sebelum tidur membuat tidur lebih nyenyak

Hormon yang dibutuhkan untuk membuat tidur tenang. Asam amino ini akan memicu atau menginduksi tidur dengan menaikan serotonin. Hormon serotonin berperan penting untuk membuat orang rileks dan tidur pada malam hari. Tetapi akan membuat terjaga penuh pada siang hari

 

Mitos Susu hanya untuk anak dalam masa pertumbuhan

Semakin kalian dewasa, kadar susu yang dibutuhkan oleh tubuh justru semakin besar. Jika saat bayi kalian mungkin membutuhkan hanya sekitar 500 cc susu per hari, ketika dewasa jumlah ini pun meningkat menjadi 1.000 hingga 1.200 cc per hari. Mitos ini muncul karena susu memang memiliki peran yang besar dalam masa pertumbuhan, namun bukan berarti hanya anak-anak saja yang perlu mengonsumsi susu.

 

Faktanya tidak boleh minum obat dicampur dengan susu

Susu mengurangi absorbsi antibiotik dalam tubuh, sehingga menghambat penyerapan tubuh terhadap komponen tertentu di dalam obat, misalnya zat besi. Beberapa obat seperti antibiotik mengandung tetrasiklik yang bereaksi dengan susu. Contoh lain, kandungan kalsium dalam susu dapat mengganggu efektivitas obat tiroid.

 

Mitos saat sedang hamil, penting untuk minum susu bubuk khusus ibu hamil

Berbeda dengan susu murni, susu bubuk sudah mengalami proses yang panjang. Kandungan nutrisi lebih di dalamnya pun merupakan zat tambahan dan bukan berasal dari susu murni. Susu sapi segar dengan proses yang lebih singkat akan memiliki kandungan gizi yang lebih lengkap bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Lagi pula, banyak produk yang justru membuat ibu menjadi gemuk, padahal pertumbuhan janinlah yang perlu diperhatikan saat mengandung. Pilihlah susu sapi segar dibandingkan susu bubuk untuk ibu hamil. Tapi ingat, saat hamil, selalu pilih susu segar yang sudah dipasteurisasi, dan bukan susu segar “mentah” langsung dari sapi, karena tanpa proses pasteurisasi susu mungkin masih mengandung bakteri yang berbahaya bagi janin.

 

Faktanya susu membuat gigi rusak

Konsumsi susu apalagi di malam hari dapat merusak gigi. Kenapa? Karena saat tidur terutama malam hari, produksi saliva atau air liur secara otomatis berkurang. Nah, berkurangnya saliva inilah yang menjadi sarana bagi kuman di mulut berkembang dan mengubah susu menjadi asam. Asam ini yang menjadi awal pemicu terbentuknya lubang/karies gigi. Jadi setelah minum susu di malam hari, segeralah gosok gigi ya guys.

 

Mitos : Minum Susu Bikin Gemuk

Susu justru baik untuk membantu proses diet karena dapat membantu kalian untuk mencegah naiknya berat badan. Selain itu, saat diet ada kemungkinan banyak nutrisi yang tidak masuk ke dalam tubuh. Susulah yang dapat menggantikan nutrisi tersebut sehingga kalian tetap bertenaga saat menjalani program diet.

Selain itu, susu juga berfungsi untuk menambah protein dan tenaga, baik sebelum dan sesudah berolahraga. Risiko tulang keropos saat menjalani diet pun tidak akan terjadi jika kalian mengonsumsi susu setiap hari.

 

So, gak ada lagi alasan takut minum susu karena lagi diet. Minimal kalian bisa pilih susu berlabel lowfat yang jumlah kalorinya lebih rendah.

Bagikan Kesegarannya

Tinggalkan Komentar