15 Juli 2020
  • Gaya Hidup

Setelah beberapa bulan berlalu dan virus covid-19 masih belum juga pergi, pemerintah Indonesia mulai mengajak masyarakat untuk menerima kondisi new normal. Banyak kebiasaan-kebiasaan baru yang dibangun selama pandemi dan diwujudkan pada desain-desain inovasi yang membantu manusia untuk terus beradaptasi.

Mulai dari cara berinteraksi dengan sesama manusia hingga pola hidup yang diarahkan menjadi lebih bersih dan sehat. Manusia diharapkan bisa hidup berdampingan dengan virus karena vaksin belum ditemukan, sementara kehidupan harus terus berjalan.

Meski berisiko besar, namun new normal adalah cara unik manusia untuk bisa terus bertahan menghadapi pandemi covid-19, Sobat. Dengan disiplin yang tinggi, bukan tidak mungkin new normal akan menjadi solusi terbaik untuk menghadapi virus yang belum ada obatnya ini, kok. Jadi pahami ya apa saja kebiasaan yang perlu diubah untuk mencegah penyebaran virusnya.

Dulu Saling Cium Pipi, Sekarang Wajib Jaga Jarak

Di era new normal, menjaga jarak adalah langkah penting untuk mencegah penularan virus. Ketika harus bertemu dengan orang lain, pastikan jarak minimal adalah 1 meter. Pun ketika di keramaian, menjaga jarak satu sama lain adalah sebuah keharusan. Hindari melakukan jabat tangan atau saling cium pipi, bahkan dengan sahabat dan saudara sekalipun. Untuk saling menjaga kesehatan, sebaiknya hindari kontak fisik sebisa mungkin untuk sementara waktu ya, guys.

Jaga jarak juga harus dilakukan ketika berbelanja, mengantri makanan di resto atau menaiki kendaraan umum. Karena itulah, pemerintah mewajibkan semua angkutan untuk membatasi jumlah penumpang sampai dengan 50 persen kapasitas asli untuk mencegah penularan.

Jangan Lupa Pakai Masker dan Membawa Cadangannya

Jika dulu hanya orang sakit yang memakai masker, sekarang semua wajib mengenakannya. Memakai masker bukan hanya melindungi orang lain dari virus yang mungkin ada di dalam tubuh kita, tetapi juga untuk melindungi diri sendiri dari virus yang ada di udara. Meski tidak 100 persen menghalangi masuknya virus ke dalam tubuh, tetapi masker membantu mengurangi kemungkinan kita terpapar daripada tidak memakai sama sekali.

Pakailah masker kain tiga lapis seperti yang disarankan oleh WHO. Gantilah masker setelah 4 jam digunakan dan siapkan kantong plastik khusus untuk menyimpan masker bekas pakai. Jika aktivitasmu cukup lama di luar rumah, bawalah beberapa lembar masker cadangan.

Biasakan Cuci Tangan dan Membawa Hand Sanitizer

Mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik dan membilasnya di air mengalir adalah cara terbaik untuk mencegah virus menyebar. Biasakan untuk selalu cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan apapun.

Sebagai cadangan jika tidak menemukan keran dan sabun, bawalah hand sanitizer ke manapun kamu pergi. Usap tangan dengan hand sanitizer secukupnya sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu. Pastikan juga untuk tidak menyentuh wajah sebelum mencuci tangan dengan air sabun agar terhindar dari virus.

Di Rumah Saja Lebih Baik

Pada masa new normal, hampir semua tempat hiburan dan rekreasi sudah buka seperti biasa. Tetapi ada baiknya untuk menghindari keramaian dulu sebelum vaksin covid-19 benar-benar ditemukan. Pun dengan tempat ramai seperti pasar dan mall yang juga sudah buka normal, bersabarlah dulu untuk di rumah saja dan tidak terlalu sering berbelanja agar tidak mudah terpapar virusnya.

Gerak Badan 1, 2, 3!

Langkah penting yang harus dilakukan untuk mencegah tubuh terkena virus covid-19 adalah dengan menjaga kesehatan. Olahraga ringan seperti mengikuti tutorial dari IG Live atau YouTube bisa dilakukan di rumah. Tidak perlu di tempat kebugaran untuk mengurangi risiko bertemu banyak orang.

Jangan lupa cukupkan istirahat dan makan makanan bergizi serta menambahkan multivitamin agar tetap bugar.

 

Bagikan Kesegarannya

Tinggalkan Komentar